Tim Medis Futsal

Tim Medis Dalam Olahraga Futsal

Futsal merupakan sebuah jenis olahraga yang tak berbeda jauh dengan sepakbola pada umumnya. Perbedaannya terletak di beberapa hal, yakni diantaranya ukuran bola, lapangan dan peraturan dalam memainkannya.

Futsal

Futsal dapat mengakibatkan pemain mengalami cedera

Saat ini, futsal sangat digemari oleh berbagai kalangan masyarakat di dunia, tak terkecuali juga di Indonesia. Lantaran olahraga yang satu ini dapat dimainkan di dalam ruangan.

Para karyawan atau pegawai kantor yang tak dapat berolahraga di pagi hari, memilih untuk bermain futsal di waktu malam hari, agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

Namun bukan tanpa risiko ketika bermain futsal. Layaknya sepakbola yang merupakan sebuah permainan dengan mengandalkan kekuatan tubuh.

Cedera dapat menghantui para pemain kapan saja. Sehingga, dibutuhkan tim medis yang standby di luar lapangan. Tentu untuk memberikan pertolongan pertama bagi para pemain yang mengalami cedera.

Tak hanya itu saja, tim medis juga berperan sangat penting ketika permainan futsal berlangsung. Apa saja tugasnya? Mari simak penjelasan secara lengkap berikut ini.

Peran Penting Tim Medis

Tim medis yang terdiri dari dokter dan fisioterapi sangatlah penting dalam berbagai olahraga, tidak terkecuali juga dengan futsal. Dimana, kekuatan fisik tubuh diperlukan untuk memainkan jenis olahraga yang saat ini sedang naik daun.

Tim Medis Futsal

Tim medis tengah memberikan perawatan kepada pemain futsal yang kesakitan

Satu kejadian yang paling tepat untuk menggambarkan pentingnya tim medis dalam dunia olahraga yakni ketika Manchester City mengarungi musim Liga Primer Inggris tahun 2011/2012 dan 2012/2013. Di musim pertama, pihak klub mendatangkan seorang dokter tim bernama Philip Batty.

Pada musim tersebut, klub dengan julukan The Citizens tercatat sebagai tim dengan jumlah waktu kehilangan para pemainnya paling sedikit. Bahkan hanya 7 cedera sepanjang musim. Berbeda jauh dengan sang rival sekota, Manchester United. Dimana mereka harus menjadi tim teratas dalam urusan waktu kehilangan bermain para skuatnya dan tercatat 39 cedera dialami klub tersebut.

Namun pada musim kedua, ketika City menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih tim, dokter Batty memutuskan untuk mengundurkan diri. Diketahui bahwa hubungannya dengan manajer asal Italia tersebut tidak baik.

Lalu apa yang terjadi? jumlah waktu kehilangan pemain meningkat dengan angka yang sangat luar biasa, bahkan mencapai persentase sebesar 500 persen. Insidensi cedera para pemain juga meningkat dari sebelumnya hanya 7 menjadi 27. Itu berarti naik hampir empat kali lipat.

Kejadian tersebut menjadi gambaran bahwa peran tim medis dalam dunia olahraga sangatlah memiliki pengaruh yang besar terhadap prestasi tim. Begitu pula dengan futsal, yang memang tidak berbeda jauh dengan sepakbola.

Tugas Tim Medis

Sehingga sebuah tim futsal diwajibkan memiliki tim medis. Meskipun pada pertandingan, offisial menyiapkan tenaga medis, namun tetap dokter dan fisioterapis klub memiliki peran yang penting bagi kebugaran dan kesehatan para pemain futsal. Adapun beberapa tugas dari tim medis, yakni:

Tim Medis Futsal

Tim medis futsal memiliki berbagai tugas, salah satunya mengecek kesehatan pemain

  • Pencegahan Cedera Para Pemain Futsal

Dalam bursa transfer pemain, tim medis memiliki peran penting ketika proses merekrut pemain. Dimana tugasnya adalah untuk mengecek kesehatan pemain tersebut. Cara pengecekan kesehatan pemain dilakukan menggunakan metode skrining yang mampu mendeteksi adanya cedera hingga kemungkinan cedera yang dapat dialami kedepannya.

  • Manajemen Pemain Cedera dan Sakit

Cedera tak dapat dihindarkan dalam permainan futsal. Sehingga, tugas dari tim medis selanjutnya adalah memanajemen para pemain yang harus mendapatkan perawatan. Bukan hanya cedera saja yang dapat dialami oleh pemain futsal, tetapi juga penyakit yang mengakibatkan terganggunya kesehatan pemain. Tak tersebut juga merupakan kewajiban bagi tim medis.