Falcao merajai futsal dunia selama hampir tiga dekade

Falcao, Legenda Hidup Futsal Dunia

Legenda, mungkin itu adalah kata yang tepat untuk menggambarkan sosok pemegang nomor punggung 12 di tim nasional Futsal Brasil. Ya, dia adalah Falcao. Pemain futsal asal Brasil yang menghabiskan lebih dari seperempat abad karirnya untuk cabang olahraga Futsal.

Habiskan 27 Tahun Untuk Futsal

Falcao merajai futsal dunia selama hampir tiga dekade

Falcao merajai futsal dunia selama hampir tiga dekade

Kalian mungkin bisa bilang bahwa Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Ronaldinho atau siapapun itu sebagai pemain sepakbola terbaik saat ini. Kalian mungkin bisa menganggap nama-nama tersebut memiliki skill di atas rata-rata manusia normal. Akan tetapi, coba anda masuk ke situs Youtube, ketik keyword ‘Falcao Futsal’, tonton videonya dan lihat apa yang terjadi.

Itulah dia Falcao. Legenda hidup Futsal Brasil bahkan dunia saat ini. Kecepatan, dribble, skill individu, akurasi umpan dan tembakan, bahkan attitude yang ditunjukannya merupakan karakter sempurna untuk disetarakan dengan seorang dewa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata manusia normal pada umumnya.

Mengasah kemampuannya secara otodidak, Falcao muda paling senang jika dirinya berhasil membuat lawan bingung lewat skill-skill tingkat dewa yang dimilikinya. Falcao memang kerap menguji kemampuan bersepakbolanya di jalanan bersama kawan sebaya nya.

Santos merupakan klub favorit Falcao sejak kecil. Alasannya tentu saja keberadaan legenda sepakbola dunia, Pele. Seakan mimpi yang menjadi nyata, Santos memberikan kesempatan bagi Falcao untuk mengikuti masa percobaan. Namun sayang Santos belum menjadi rejeki Falcao saat itu.

Kemampuan Falcao saat itu dinilai kurang mumpuni untuk bermain di klub besar sekelas Santos. Akibat kegagalannya tersebut, Falcao pun mulai menutup diri atas ajakan beberapa ajakan klub dan memilih untuk fokus merancang karier di ajang futsal.

Menghabiskan karier selama lebih dari satu dekade di dunia futsal, Falcao berhasil menarik perhatian Sao Paulo pada 2005. Negosiasi dengan presiden klub, Marcelo Portugal Gouveapun akhirnya sukses membuat Falcao resmi bergabung dengan Sao Paulo.

Namun akibat sulitnya transisi gaya bermain futsal ke sepakbola membuat Falcao sangat kesulitan. Dan juga hubungan tak harmonis Falcao dengan pelatih Emerson Leao memaksa sang pemain mengakhiri karirnya di akhir musim usai dirinya tidak mendapatkan perpanjangan kontrak dari pihak klub.

Falcao Akhiri Karir dengan Tangisan

Penghormatan terakhir pemain Iran terhadap Falcao

Penghormatan terakhir pemain Iran terhadap Falcao

Di penghujung karirnya, Falcao terpaksa mengakhiri perjalanannya di dunia futsal dengan air mata. kegagalan eksekutor timnas Brasil dalam babak adu penalti memaksa Brasil menyerah atas Iran sekaligus membuat Falcao harus menutup karirnya dengan kegagalan dari Piala Dunia Futsal 2016 Kolombia.

 

“Saya memang berhasil mengakhiri karier saya dengan mencetak hat-trick. Namun hal tersebut menjadi tidak berarti apa-apa jika tim harus mengakhiri perjalanan di turnamen kali ini,” ujar Falcao usai laga tersebut.

“Jika saja saya bisa menukar pencapaian pribadi (gol) saya dengan sebuah gelar juara dunia bagi tim, saya pasti akan melakukan tersebut.”

Pemain yang bernama asli Alessandro Rosa Vieira tersebut memang sosok yang menganggap sepakbola (khususnya futsal) tak hanya sebagai kegiatan olahraga untuk mengisi waktu luang saja. Falcao memandang futsal sebagai jalan hidup. Bukan bermaksud untuk hiperbola, tapi memang mayoritas masyarakat Brasil meganggap sepakbola sebagai agama.

Hal tersebut pun berhasil membawa Falcao menuju sukses dalam karirnya di dunia futsal. Jika pada sepakbola kita bisa melihat terlahirnya legenda baru menggeser pendahulunya setiap 5-10 tahun sekali, tidak dengan futsal. Bisa kalian bayangkan jika kalian menyandang predikat sebagai legenda dunia selama 27 tahun karir profesional kalian? Dan ya, itulah yang dialami Falcao.

Selamat jalan Falcao, terimakasih telah memberikan tontonan terbaik untuk kami. Good game well played!